Bakal Ada Perubahan Besar di Paris Saint-Germain

Paris saint-Germain kembali gagal mendapati hasil positif di pentas liga Champions Eropa setelah disingkirkan Real Madrid di babak 16 besar turnamen tahunan tersebut. Terkait hal ini, winger andalan Les Parisiens Angel Di Maria, memprediksi bahwa bakal ada perubahan besar di kubu PSG musim depan.

Bakal Ada Perubahan Besar di Paris Saint-Germain

Sebagaimana diketahui, Paris Saint-Germain telah menghabiskan uang yang sangat banyak untuk bisa memenuhi ambisi mereka memenangkan titel Liga Champions Eropa di akhir musim nanti. Les Parisiens bahkan menebus Neymar jr lewat kocek yang memecahkan rekor transfer dalam sejarah sepakbola, 222 Juta Euro dari Barcelona.

Mereka juga mendatangkan Daniel Alves serta penyerang sayap asal Prancis, Kylian Mbappe lewat kocek sebesar 180 Juta Euro. Kehadiran tiga amunisi anyar itu terasa begitu meyakinkan pada awalnya dengan serangkaian kemenangan besar yang diraih Les Parisiens, namun kiprah mereka di ajang Liga Champions Eropa tidak lebih baik dari musim sebelumnya.

Berhadapan dengan Real Madrid pada dua leg babak 16 beasar, tim arahan Unai emery takluk dengan agregat akhir 5-2, dan praktis tersingkir dari ajang tahunan ini. Tentu saja kegagalan tersebut menbuat klub kecewa berat, apalagi melirik fakta bahwa mereka memang mentargetkan titel Liga Champions Eropa sejak awal.

Karenanya, Winger Angel di Maria memprediksi bahwa akan ada perubahan yang cukup besar di Paris Saint-Germain musim depan, dan pemain Argentina ini mengakui bahwa kegagalan di Liga Champions Eropa adalah pukulan yang cukup berat bagi Paris Saint-Germain.

“Itu pukulan berat, Kami menghabiskan €400 juta untuk pemain, klub memiliki ekspektasi berbeda dengan Neymar dan wajar jika ekspektasinya sangat tinggi. Klub ini benar-benar merasakannya tersingkir di babak 16 besar. Akan ada perubahan besar untuk tahun depan.”

“Sudah jelas, karena kedatangan pemain penting, fans akan mengkritik dan kecewa. Tapi Anda tahu Anda harus kalah dan bangkit ketika ini terjadi. Kami sekarang memiliki tiga kompetisi di depan dan kami akan berusaha memenangkan semuanya. Jika kami melakukannya, itu akan benar-benar positif, karena kami tak dapat melakukannya tahun lalu.” ujar Di Maria kepada Ole ketika ditanya soal tersingkir dari Liga Champions.

Advertisements

Buffon Nilai Lionel Messi Lebih Komplet Ketimbang Ronaldo

Penjaga gawang andalan sekaligus Kapten Juventus, Gianluigi Buffon, memiliki pandangan tersendiri tentang perbandingan antara dua pemain terbaik dunia dalam satu dekade terakhir, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Menurut Buffon, Bintang Barcelona adalah pemain yang lebih komplet ketimbang rivalnya itu.

Buffon Nilai Lionel Messi Lebih Komplet Ketimbang Ronaldo

 

Sebagaimana diketahui , Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang seolah berlomba-lomba untuk jadi yang terbaik setidaknya dalam sepuluh tahun terakhir, dengan masing-masing sudah memenangkan lima trofi Ballon d’Or, sebuah penghargaan yang ditujukan untuk pemain terbaik dunia.

Tak heran jika banyak polemik yang bermunculan terkait siapa yang lebih baik antara Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo saat ini. Dan baru-baru ini Kapten sekaligus Kiper Andalan Juventus, Gianluigi buffon mengutarakan pendapatnya tentang siapa yang lebih baik diantara kedua pemain tersebut.

Nah, Menurut buffon sendiri kedua pemain ini sebenarnya memilkiki tipikal yang sangat berbeda satu sama lain, tapi pentolan Utama Barcelona menurutnya lebih komplet dibandingkan Cristiano Ronaldo, tentu saja tanpa menganggap remeh kualitas Bintang Real Madrid tersebut.

“Mereka adalah dua pemain yang sangat berbeda, Messi lebih komplet, karena ia memulai dari lini lebih dalam serta memiliki kualitas teknik yang lebih unggul dan juga visi bermain yang condong sebagai trequartista ketimbang seorang penyelesai akhir.”

“Cristiano Ronaldo, mungkin ia sedikit lebih tua, telah menjadi predator di dalam kotak penalti. Dibandingkan sebelumnya, Ronaldo mempertahankan energi lebih banyak, jadi ia tak lagi gemar keluar ke sayap untuk mencari gocekan atau tembakan penuh trik, tapi dengan satu sentuhan ia bisa menciptakan gol.” sebut kiper berusia 40 tahun tersebut kepada reporter.

Jack Wilsherer Kembali Disarankan Tinggalkan Arsenal

Gelandang Inggris Jack Wilshere kembali mendapatkan saran untuk meninggalkan Arsenal, setelah yang bersangkutan sempat menunda keputusan tersebut pada musim panas kemarin dan bertahan di Emirates sampai sekarang. Kali ini, saran datang dari Mantan pemain Aston Villa Nigel Reo-Coker.

Jack Wilsherer Kembali Disarankan Tinggalkan Arsenal

Jack Wilshere, 25 tahun, dulunya dikenal sebagai salah satu pemain paling bertalenta asal Inggris. Bahkan, saat direkrut Arsenal dari Southampton, yang bersangkutan sempat diprediksi bakal jadi salah satu pemain bintang bagi The Three Lions di masa mendatang. Namun buruknya, inkonsistensi dan cedera kambuhan membuat sang pemain akhirnya sulit berkembang.

Musim lalu, dia bahkan sempat dipinjamkan ke Bournamouth dan di akhir masa peminjamannya tersebut, Wilshere sempat dipercaya bakal meninggalkan Arsenal pada bursa transfer musim panas kemarin, apalagi melihat fakta bahwa kontraknya saat ini di Arsenal tersisa satu musim lagi.

Namun, akhirnya Wilshere memutuskan bertahan di Arsenal, dan musim ini dia kerap kali diandalkan oleh manajer Arsene Wenger di lini tengah. Kendati demikian, Saran untuk meninggalkan Emirates Stadium masih terus didapat Wilshere, dan yang terbaru datang dari salah seorang eks Gelandang Aston Villa, Nigel Reo-Coker.

Menurutnya, sudah saatnya bagi bagi sang pemain untuk mencoba suasana baru setelah cukup lama bermain bagi klub yang sama.

“Saya kira, akan menjadi pilihan bagus bagi dia untuk mendapatkan perubahan suasana dan lingkungan, Tampak seperti ini adalah saatnya bagi dia untuk mencoba sesuatu yang baru, lembaran baru, hengkang dari Arsenal. Jika saya jadi Jack, saya yakin, perubahan bisa terjadi dalam karier,” ujar Reo-Coker.

Olivier Giroud Ternyata Tak Bahagia di Chelsea

Striker Internasional Prancis, Olivier Giroud baru-baru ini mengungkapkan fakta yang sedikit mengejutkan. Pemain yang didatangkan Chelsea dari Arsenal tersebut mengaku tidak bahagia dengan situasinya di Chelsea saat ini, namun di satu sisi juga merasa tertantang dengan hal tersebut.

Olivier Giroud Ternyata Tak Bahagia di Chelsea

Sebagaimana diketahui, Giroud memutuskan Hengkang dari Arsenal pada bursa transfer musim dingin Januari kemarin untuk kemudian bergabung dengan Chelsea. Niat awalnya bergabung dengan The Blues sendiri tak terlepas dari fakta minimnya jatah bermain yang didapat di Arsenal sejak kedatangan Alexandre Lacazette pada musim panas kemarin.

Dan demi menjaga kans bermain di ajang Piala dunia 2018 mendatang bersama tim Nasional prancis, Giroud kemudian memutuskan hengkang. Namun situasi yang ia dapati bersama Chelsea sejak hari pertama belum bisa dikatakan bagus. Faktanya, sang pemain baru mengoleksi satu gol dan tiga assist dari delapan penampilannya bersama sang Juara bertahan.

Memang, pelatih Antonio Conte sudah cukup banyak mengandalkannya di tim utama sejauh ini, namun yang bersangkutan sendiri merasa tidak bahagia dengan situasinya di Chelsea saat ini.

“Saya sangat senang dengan proses adaptasi saya, Saya mendapatkan sambutan yang hangat di sini, saya juga memiliki hubungan yang baik dengan rekan setim saya. Namun saya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, dan saya sangat khawatir dengan hal ini.”

“Saya hanya membuat 1 gol dan 3 assist di 5 pertandingan EPL dan saya rasa itu tidak cukup bagus. Namun di satu sisi saya juga semakin tertantang dengan hal ini. Saya harus lebih menuntut kepada diri saya sendiri. Saya bergabung dengan Chelsea karena saya ingin tantangan baru dan saya akan melakukan itu.” ujar Giroud kepada Daily Star.

Mino Raiola Kembali Isyaratkan Donnarumma Bakal Hengkang

Kiper muda Italia, Gianluigi Donnarumma, kembali dikait-kaitkan dengan potensi meninggalkan AC milan pada bursa transfer musim panas mendatang. Bahkan, Agen Transfer sang pemain Mino Raiola memberikan isyarat bahwa kliennya itu bakal mempertimbangkan tawaran klub lain.

Mino Raiola Kembali Isyaratkan Donnarumma Bakal Hengkang

Sebenarnya, isu kepergian Donnarumma dari AC Milan sudah terdengar beberapa kali, dan yang paling santer terdengar adalah saat bursa transfer musim panas kemarin. Wajar saja, Di samping karena usianya yang masih sangat muda, 20 tahun, performa Donnarumma di bawah mistar gawang AC milan juga cukup bagus. Sejauh ini, Real Madrid adalah tim yang paling sering dikaitkan dengan Donnarumma.

Pada akhirnya, kiper muda Italia tersebut bertahan di San Siro dan resmi menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun dengan AC Milan. Kendati demikian, kontrak baru tersebut tak lantas membuat Donnarumma terbebas dari isu transfer. Belakangan diduga kuat dua raksasa Eropa, Real Madrid dan Paris saint-Germain bakal berusaha untuk menggaet kiper potensial tersebut.

Isu ini kembali semakin diperpanas oleh Agen Transfernya, Mino Raiola. Saat ditanya pendapat tentang siapa yang bakal jadi kiper utama AC Milan musim depan. Menurut pria asal Belanda tersebut, Reina lebih diharapkan jadi kiper utama Rossonerri ketimbang kliennya.

“Apakah Reina atau Donnarumma yang akan menjadi starter Milan tahun depan? Saya harap Reina,” ungkap Raiola kepada Radio 24.

Ini bukan pertama kali sang agen dengan terang-terangan ingin mengeluarkan kliennya dari Rossoneri. Sebelumnya, Raiola sudah menegaskan kesediannya untuk mengeluarkan Donnarumma dari San Siro jika sang pemain berkenan untuk melakukan hal tersebut.

AC Milan sendiri memang dikaitkan dengan Pepe Reina, seiring dengan keputusan kiper asal Spanyol tersebut menolak kontrak anyar dari Napoli.